Akhirnya Datang Juga
“Wah ada dua MIO , untuk apa mbak dan buat siapa ya??” Tanya salah satu pelanggan kepada salah seorang petugas CSR. Setelah di jelaskan oleh sang petugas bahwa dua buah mio tersebut di peruntukkan sebagai hadiah bagi pemenang program Telepon Rumah Rejeki Tumpah (TRRT), maka setelah mengerti dan dengan seketika itu pula pelanggan tersebut melakukan registrasi untuk ikut program TRRT.
Begitulah salah satu gambaran suasana yang terjadi di Plasa Batu mulai hari Jum’at (08/05). Dua buah Yamaha Mio memang sengaja di pajang di Plasa Batu sebagai alat untuk meyakinkan pelanggan bahwa program TRRT itu adalah nyata bukan bohongan selain itu juga untuk memberikan stimulus bagi para pelanggan khususnya pengguna jasa layanan telepon Pots atau telepon rumah untuk segera melakukan registrasi ikut dalam program TRRT.
JM Catel Batu Shuga berharap, semoga dengan hadirnya dua buah Yamaha Mio di Plasa Telkom Batu semakin meningkatkan jumlah pelanggan untuk ikut program TRRT dan bagi yang sudah mendaftar akan semakin terpacu untuk meningkatkan pointnya sehingga memperbesar peluang mereka untuk mendapatkan hadiahnya yang disisi lain adalah keuntungan bagi Telkom karena pemakaian pulsa teleponnya akan terus meningkat.
“Dengan di bantu dengan usaha Stoners untuk lebih menggencarkan sosialisasi , maka jumlah pelanggan yang ikut program TRRT akan semakin cepat bertambah banyak”, imbuh Shuga.
Stoners…. Always The Best, 49 Milyard Beres Bess !!!
2 comments 12 Mei 2009
JM Batu Tidak Setuju Struktur Organisasi Sekar DPC
Batu (07/05). Adalah hal yang biasa, bahwasannya sebelum melakukan gebyar pemasaran yang di laksanakan setiap hari Kamis, stoners mengadakan pertemuan untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan gebyar. Tetapi pertemuan hari ini bisa di katakan sangat istimewa, karena selain membahas soal gebyar yang akan di lakukan, Stoners juga memanfaatkannya untuk melakukan Re-Organisasi pengurus DPC Sekar Batu yang lama ke pengurus yang baru dengan melakukan Muscab (Musyawarah Cabang).
Muscab dipimpin langsung oleh Anang SP, yang menjabat sebagai Ketua DPC Sekar Batu pada periode sebelumnya. Sebelum melakukan Muscab, Anang mengatakan dari 18 pegawai Catel Batu hanya dua orang yang absen, itu artinya sudah memenuhi quota, muscab sudah bisa di lakukan dengan sah. Anang juga berpesan bahwa siapaun yang sudah terpilih harus siap dan tidak boleh menolak atas amanah yang diembannya. Sementara dalam sambutan JM Batu, Shuga tidak setuju dengan kepengurusan DPC Sekar di Batu selama ini. Di mana ada Ketua, Sekretaris dan Bendhahara, karena secara fungsi kurang optimal. Setelah berdiskusi bersama, akhirnya stoners sepakat hanya memilih Ketua dan Wakil Ketua saja sebagai pengurus DPC Sekar Batu yang baru dengan melakukan Voting atau dengan mencari suara terbanyak. Hasilnya, mayoritas Stoners, sekali lagi memilih Anang SP untuk kembali menjadi Ketua DPC Sekar Batu yang baru dengan perolehan suara terbanyak yaitu 16 suara, sementara wakilnya di percayakan kepada saudara Djunali selaku Off.3 Office Administration Batu dengan memperoleh 4 suara mengalahkan rekan stoners lainnya.
JM. Catel Batu Shuga mewakili rekan stoners yang lain mengucapkan selamat kepada dua orang yang telah terpilih sebagai Pengurus DPC Sekar Batu periode 2009-2012, dan beliau berpesan kepada rekan yang terpilih untuk bisa mengemban amanah yang telah di berikan dengan sebaik-baiknya. Semoga pengurus DPC Sekar Batu yang baru bisa menjadi insan yang profesional dan bisa mewujudkan Sekar sebagai wadah aspirasi terhadap keluhan anggotanya serta menjadi jembatan yang harmonis antara kepentingan anggota dan perusahaan yang akhirnya dapat memupuk rasa kebersamaaan untuk mewujudkan kesejahteraan karyawan dan tercapainya tujuan perusahaan.
Stoners… Always The Best, 49 Milyard Beres Bess !!!
Add comment 10 Mei 2009
Pertumbuhan Hotspot capai 25% di tahun 2009
Jakarta : Indonesia Wireless LAN Internet(IndoWLI) Memproyeksikan pertrmbuhan penggelaran hotspot WI-FI akan mencapai 20%-25% tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.Arif M.Soerjadi,Ketua Umum IndoWLI,optimistis pesatnya penggunaan konektivitas Wi-Fi di Indonesia turut mendorong penyebaran hotspot.
“Kami perkirakan pertumbuhannya 20%-25% karena selain investasinya tidak mahal ,penggunaannya pesat,dan juga didorong factor gaya hidup atau status socialterutama dari generasi muda,”ujarnya kepada Bisnis kemarin.
Dia memaparkan investasi hotspot atau Wi-Fi Wi-Fi zone yang terennya menyediakan akses gratis tersebut didorong juga oleh penetrasi laptop,serta ponsel pintar dan muthakir saat ini.
Menurut Arif,investasi pembukaan hotspot secara kasar dibawah 2 miliar dan biasanya tidak mengalami hambatan berarti selama perjanjian bussines to bussines antara operator dan pemilik lokasi jelas,transparan dan saling menguntungkan.
Pada awal 2009,total hotspot yang ada di Jabodetabek diperkirakan mencapai 50-75 titik.Saat ini sejumlah penyedia diantaranya Telkom,Indosat,dsb
Dalam kesempatan terpisah,vendor perangkat Wi-Fi asal AS optimistis dengan prospek peranti Wi-Fi di segmen bisnis dan consumer.
Ruckus Wireless memperkirakan pertunbuhan penggunaan konektivitas Wi-Fi di Indonesia sebesar 200% selama 2008
David Callish,vice president Marketing Rucksus Wirelless ,memperkirakan prospek penggunaan akses Wi-Fi di Indonesia akan sangat besar menyusul pertambahan populasi pengguna ,popularitas akses serta tren pertumbuhan trafik data.
Pendorong pasar itu ,paparnya adalah jumlah perangkat mobile yang dilengkapi dengan antar muka Wi-Fi seperti iPhone,Blckberry,dan i-Touch,serta laptop baru yang akan masuk ke pasar dalam 3 tahun kedepan.
Wi-Fi adalah kependekan dari wireless fidelity yaitu sekumpulan standart yang digunakan untuk jaringan local nirkabel (WLAN) yang didasari spesifikasi standart internasional IEEE 802.11
Di satu sisi,tutur Callish,consumers ingin memindahkan seluruh system Wi-Fi kedalam lingkungan yang lebih tangguh untuk menangani pertumbuhan trafik data pengguna mobile yang memakai perangakat genggam.
Disisi lain,pengguna bisnis ingin menawarkan produktivitas dan cara yg lebih baik untuk menghubungkan karyawan mereka dimanapun mereka berada dengan layanan video dan beragam aplikasi baru yang benar-benar memerlukan produk-produk Wi-Fi baru.
Saat ini,didunia setidaknya ada lebih dari 1,1 miliar perangkat baru yang sudah dilengkapi dengan Wi-Fi segera masuk ke pasar hingga 2012. (roni.yunianto@bisnis.co.id)
Add comment 6 Mei 2009
Situs dan Blog Diincar Pajak
Jakarta : Pemerintah akan menarik pajak bagi pemilik situs pribadi yang memasarkna produk melalui internet. Maraknya penjualan berbagai jenis produk melalui blog probadi dinilai sebagai peluang ekonomi baru. Kusnayanto Kardiman, Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek), mengatakan tingginya pertumbuhan blog pribadi yang dimanfaatkan sebagai sarana jual beli, mulai dari promosi hingga pemesanan merupakan sebuah potensi positif. “Pemerintah melihat itu sebagai suatu potensi pemasukan baru dari pajak.” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Dia menjelaskan penarikan pajak akan dibarengi dengan pemberian insentif kepada para pemilik blog dan masyarakat yang belanja dari sana. Namun, bagaimana sistem penarikannya harus dibuat skemanya lebih dahulu. Pemerintah sendiri dipastikan tidak bisa memberikan insentif secara langsung. Paling dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan dana pajak untuk memperluas infrastruktur sehingga penggunaan internet bisa menjangkau wilayah yang lebih luas dan lebih murah.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur merupakan bentuk insentif tidak langsung, tetapi dampaknya akan langsung terasa bagi para wirausaha yang menggunakan media pemasaran internet. Infrastruktur internet di Indonesia masih sangat tertinggal, yang diantaranya terlihat dari aksi partai politik dan caleg pada Pemilu kali ini. Mereka kurang menggarap kampanye digital melalui media internet, karena jumlah penggunanya sangat kecil dibandingkan dengan total penduduk Indonesia.
Perkembangan industri disgital di Indonesia sejauh ini menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan jumlah perusahaan yang melakukan kegiatan promosi, pemasaran, dan komunikasi melalui internet dan media digital lainnya. “Saya optimis dengan ini semakin banyak anak muda yang bisa berwirausaha di bidang terkait.” ujarnya.
Shinta Dhanuwardoyo, CEO PT Bubu Kreasi Perdana, mengatakan pihaknya berusaha mengembangkan kesadaran masyarakat muda dalam memanfaatkan internet sebagai media kampanye dan pemasaran digital yang murah meriah, salah satunya melalui pemberian anugerah. “Kami meluncurkan kompetisi Bubu Award V-06 untuk menstimulasi para pelaku industri terkait merancang kampanye pemasaran digital. Apalagi Industri digital Indonesia diproyeksikan tumbuh 100% hingga 2010,’ ujarnya.
Tahun ini, Bubu Award mendorong para calon pesertanya yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk melakukan eksplorasilebih dalam, terhadap objek wisata Taman Nasional Komodo. (taken from Business Indonesia)
1 comment 4 Mei 2009
Tours while Selling
Batu (30/09). Manifestasi komitmen ‘karyawan’ Telkom Batu kepada perusahaan. Masih dalam lanjutan Customer Day atau Gebyar Pemasaran yang menjadi agenda rutin yang di lakukan oleh Stoners satu kali dalam seminggu tepatnya pada hari kamis. Kalau dalam dua edisi sebelumnya, kawasan perumahan selalu di jadikan tujuan untuk melakukan gebyar, namun kali ini tepatnya di penghujung bulan April, Stoners mencoba untuk melakukan gebyar pemasaran di wilayah yang jauh dari hiruk pikuk suasana kota, tepatnya di Kabinet CRA yang terletak di Desa Sumberbrantas yang bisa dikatakan sebagai Ujung Kulonnya wilayah telekomunikasi Telkom Batu. Bukan tanpa alasan menyasar ke sana, karena di sana masih ada KJM dengan occupancy rendah.
Seperti biasa sebelum melakukan visiting ke pelanggan, Stoners mendirikan tenda yang akan di pergunakan untuk Open Table tepat di depan kantor kelurahan desa Sumberbrantas. Setelah selesai, barulah Stoner berpencar sesuai regunya masing-masing, melakukan door to door menyisir seluruh sudut desa menawarkan produk Telkom khususnya Pots kepada seluruh warga Sumberbrantas yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Hasilnya cukup lumayan, stoners berhasil menjaring beberapa warga untuk menjadi pelanggan baru Telkom. “Meskipun hasilnya sedikit yang penting kita sudah mencoba dan di harapkan jangan sampai mengendurkan semangat stoners semua untuk terus melakukan gebyar pemasaran” ujar JM Catel Batu Shuga yang kali ini turut serta dan terjun langsung untuk ikut dalam gebyar.
Setelah melakukan gebyar, seluruh stoners berkesempatan untuk menikmati hangatnya air panas yang konon bisa membuat tubuh menjadi segar di Cangar sebuah tempat wisata pemandian air panas yang letaknya tidak begitu jauh dari kawasan Sumberbrantas dan sudah tidak asing lagi serta cukup terkenal di wilayah Batu maupun Malang. Ini dilakukan, sebagai apresiasi kepada Stoners yang telah membukukan ‘Double Hattrick’ di dua bulan terakhir ini. Di mana dengan 3 (tiga) STO-nya, Batu bisa menembus sales 3 digit baik POTS maupun Speedy, dan hampir 50% sales adalah hasil dari Stoners organik Telkom. Setelah puas berendam di air panas, stoners pulang tentunya dengan pikiran dan tubuh yang lebih segar, serta semangat yang baru dan bertekad untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi di gebyar pemasaran berikutnya.
STONERS.. ALWAYS THE BEST, 49 MILYARD BERES BESS!!!
2 comments 1 Mei 2009
Apresiasi Pelanggan Perempuan dalam Rangka Kartini-an
Batu (21/4). RA Kartini merupakan potret dari seorang pejuang sejati, dimana dengan jerih payah dan perjuangannya, beliau bisa mengajarkan dan membuka mata setiap wanita Indonesia bahwa seorang wanita bisa mandiri, mempunyai kemampuan dan sejajar dengan kaum lelaki dalam kiprahnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tanpa harus keluar dari kodrat alaminya sebagai seorang wanita. RA Kartini memang telah tiada tapi spiritnya hingga saat ini masih terjaga, buktinya di era sekarang tidak sedikit kaum wanita yang mampu mensejajarkan diri dengan kaum pria dalam berbagai bidang.
Spirit itulah yang coba tetap dipertahankan oleh Telkom Batu, memanfaatkan momen peringatan hari Kartini, Telkom Batu mencoba mengapresiasikannya, yaitu dengan mewajibkan petugas CSR memakai kebaya yang merukapan busana khas dari seorang RA Kartini. Tidak hanya itu di hari Kartini ini, salah seorang CSR dengan di dampingi oleh beberapa rekan stoners juga melakukan kunjungan ke beberapa pelanggan setia Telkom Batu yang kebetulan mempunyai tanggal lahir sama dengan hari Kartini dan memberikan beberapa souvenir menarik kepada mereka. Diantara pelanggan yang beruntung itu adalah Ny. Lilik Handayani yang beralamat di Jl. Sultan Agung 64 Batu dan Ny. Neny yang beralamat di Perumh. Batu Permai. Mereka sangat antusias dan berterimakasih sekali atas apresiasi yang diberikan oleh Telkom, dan berpesan untuk selalu menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggannya.
Semoga dengan peringatan hari Kartini ini bisa memberikan motivasi dan siprit kepada para Stoners, khususnya petugas CSR yang memegang peranan penting sebagai ujung tombak pelayanan Telkom, untuk selalu meningkatkan kwalitas pelayananya kepada para pelanggan,karena baik buruknya citra Telkom ada di tangan mereka.
Add comment 22 April 2009
Awal 2010, Televisi Nasional Dihapus
Pemerintah memastikan bahwa mulai Januari 2010, lembaga penyiaran stasiun televisi nasional akan dihapuskan. Keputusan itu merujuk pada UU No 32/Th.2002 tentang Penyiaran Berjaringan dan Peraturan Menkominfo No 32/Per/M.Kominfo/12/2007 mengenai penerapan sistem jaringan lembaga jasa penyiaran televisi.
”Mereka harus memilih stasiun berjaringan atau menjadi stasiun lokal, karena tidak akan ada lagi di dalam UU Penyiaran istilah stasiun nasional. Yang boleh melakukan siaran secara nasional hanya TVRI,” tegas Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bidang Struktur dan Sistem penyiaran Amar Ahmad di Jakarta kemarin (19/2).
Dia menegaskan, 28 Desember 2009 merupakan batas akhir bagi seluruh penyelengara penyiaran televisi nasional untuk berjaringan. Keputusan itu berdasarkan perpanjangan waktu operasi oleh Permenkominfo No 32/Th 2007. Namun, KPI mengatakan bahwa hingga kini penyelenggara penyiaran televisi nasional belum ada yang melakukan siaran berjaringan seperti yang diamanatkan oleh UU Penyiaran No 32/Th 2002 tersebut.
Televisi berjaringan dimaksudkan agar terjadi desentralisasi penyiaran dan tidak lagi ada sentralisasi penyiaran yang hanya berada di Jakarta. Tujuannya, agar semua aspek budaya dan sumber daya manusia maupun sumber daya ekonomi bisa dimasukkan dalam lembaga penyiaran yang bersifat lokal. ”Dengan sistem berjaringan diharapkan lembaga penyairan TV nasional akan membuat stasiun TV lokal di daerah-daerah sehingga mampu memberdayakan potensi SDM maupun ekonomi lokal,” terang Amar.
Amar juga mengatakan, pengertian stasiun berjaringan adalah dalam hal konten siaran. Diharapkan TV lokal bekerja sama dengan TV nasional yang ada saat ini dalam masalah konten siaran. Tujuannya, agar tidak menghilangkan nilai nasional, tetapi juga bisa menampung konten-konten lokal yang dibutuhkan masyarakat.
Hingga saat ini, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) telah terbentuk di 27 provinsi yang memiliki hak untuk memberikan izin pendirian stasiun TV lokal. ”Sementara bagi provinsi yang belum memiliki KPID, izin pendirian stasiun TV lokal masih ditangani KPI pusat,” paparnya.
Dia menginformasikan bahwa KPI telah meminta semua lembaga penyiaran segera membuat badan hukum baru. Itu harus dilakukan bila mereka akan membuat stasiun TV lokal di beberapa daerah atau wilayah untuk siaran berjaringan. KPI juga telah merekomendasikan kepada pemerintah tentang tindakan bagi TV nasional yang hingga kini masih melakukan siaran secara nasional dan belum berjaringan. ”Karena batas akhir dari Permenkominfo No 32/Th 2007 adalah 28 Desember 2009, jadi harus mulai digodok itu,” ujarnya.
Berdasar data KPI, hingga saat ini memang ada beberapa penyelenggara siaran TV nasional yang telah mengajukan izin mendirikan stasiun TV lokal di beberapa daerah. PT Global TV, misalnya, saat ini memiliki 18 stasiun relay, telah mengajukan pendirian stasiun lokal dengan wilayah siaran di Provinsi Bengkulu dan Pangkal Pinang. (zul/nw)
taken from http://www.Jawapos.co.id
1 comment 15 April 2009
“Three Musketeer” in action
Dir. Konsumer I Nyoman G. Wiryanata dalam setiap pidatonya menjelaskan bahwa kegiatan marketing sebetulnya ada 3 yaitu Pertama bagaimana menjadikan orang yang tidak tahu menjadi tahu, kedua bagaimana menjadikan orang yang tidak mengerti menjadi mengerti, dan ketiga adalah bagaimana orang yang tidak ingin membeli menjadi ingin membeli.
Selaras dengan penjelasan Dir Konsumer di atas dan dengan diiringi dengan semangat yang tinggi untuk lebih membumikan produk Telkom kepada seluruh masyarakat Kota Batu, pada hari Rabu (08/06), kembali Stoners menyambangi Radio MitraFM dengan Frekwensi 97FM, melakukan Talk Show untuk kedua kalinya. menyusul kesuksesan TalkShow yang pertama yang dilakukan pada sekitar bulan Februari lalu. Dalam TalkShow kali ini, Stoners diwakili oleh tiga orang marketer terbaik di masing-masing bidangnya yaitu : Anang SP (Officer Wireless Sales & Promotion) membawakan segmen Flexi, Suliono (Officer Data & VAS) membawakan segmen Speedy, dan Kuncono (Spv Plasa Batu) membawakan segmen Pots.
Dalam acara Radio MitraFM yang dinamakan Bisnis & Niaga, secara bergantian ketiga orang Stoners diatas menjelaskan secara gamblang dan terperinci kepada Keluarga Mitra (sebutan bagi pendengar MitraFM) semua yang berhubungan dengan ketiga produk Telkom tersebut, mulai dari biaya psb pots dan gimmicknya, TRRT, FBIP, psb speedy baik Postpaid maupun Prepaid beserta promo dan programnya, tidak ketinggalan Flexi dengan beberapa fitur andalannya seperi Fleximilis, FlexiCombo, FlexiMesra dan banyak lagi.
Antusiasme masyarakat Batu terhadap Produk Telkom ternyata sangat besar sekali, terbukti dalam sesi tanya jawab, tak henti-hentinya baik lewat telepon maupun SMS para stoners langsung diberondong berbagai pertanyaan seputar produk Telkom di atas. Hal ini membuktikan bahwa Telkom beserta Produknya masih diminati dan dicari oleh sebagian besar masyarakat kota Batu, yang artinya pangsa pasar dan kesempatan untuk meningkatkan jumlah pelanggan masih terbuka lebar bagi para stoners, dan itu merupakan sebuah kunci untuk menuju Revenue 49 M, seperti yang sudah di cita-citakan dalam RKAP 2009.
Stoners… Always The Best, 49 Milyard… Beres Bess !!!
Add comment 13 April 2009
Layanan Multi-Speed untuk Telkom Speedy
Jakarta, 1 April 2009 – Untuk menjawab kebutuhan berinternet masyarakat yang semakin tinggi, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) meluncurkan Paket Speedy Beda Kecepatan atau Speedy Multi Speed. Paket baru Speedy tersebut menyediakan pilihan kecepatan yang bervariasi atau multi speed, sehingga pelanggan dapat memilih jenis paket layanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. ”Kelebihan paket Speedy dengan beda kecepatan atau Speedy Multy Speed ini adalah paket terbaru yang menawarkan perbedaan kecepatan/speed dalam pilihan paketnya,” demikian jelas VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia. Speedy adalah produk layanan akses internet end-to-end dari Telkom dengan basis teknologi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai server.
Speedy Beda Kecepatan/Multy Speed terutama ditujukan bagi mereka yang selama ini telah mengakses internet secara dial up, baik itu melalui TELKOMNet Instan maupun provider internet lainnya. “Pilihan yang tersedia bisa meningkatkan kenyamanan mengakses internet dengan tariff yang lebih kompetitif dibanding mengakses internet secara dial up,” jelas Eddy Kurnia. Speedy Beda Kecepatan/Multy Speed terdiri dari tujuh paket, yakni :
- Paket Mail (speed : 1 Mbs, limited : 15 jam, billing : Rp 75.000,-, excess usage : Rp 75/menit)
- Paket Chat (speed : 1 Mbs, limited : 50 jam, billing : Rp 145.000,-, excess usage : Rp 25/menit)
- Paket Family (speed : 384 Kbs, limited : semi-Unlimited, billing : Rp 195.000,-)
- Paket Load (speed : 512 Kbs, limited : semi-Unlimited, billing : Rp 295.000,-)
- Paket Game (speed : 1 Mbs, limited : Unlimited, billing : Rp 645.000,-)
- Paket Executive (speed : 2 Mbs, limited : Unlimited, billing : Rp 995.000,-)
- Paket Biz (speed : 3 Mbs, limited : Unlimited, billing : Rp 1.695.000,-)
“Seperti namanya, Speedy Beda Kecepatan/Multi Speed menyasar seluruh segmen berinternet,” kata Eddy Kurnia. Paket-paket tersebut memenuhi kebutuhan mulai dari rumahan, usaha kecil (SOHO/Small Office Home Office), para game mania, hingga untuk keperluan bisnis. Biaya registrasi Speedy Multy Speed ini hanya Rp.75.000.-
Pelanggan paket eksisting dapat melakukan sendiri migrasi ke paket baru ini (self service) melalui http://www.telkomspeedy.com (setelah login). “Jadi Paket Speedy Beda Kecepatan juga bisa dinikmati oleh pelanggan lama/existing,” jelas Eddy Kurnia. Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 1 juta pelanggan Speedy di seluruh Indonesia. Telkom menargetkan 1,7 juta pelanggan Speedy hingga akhir tahun 2009. “Dengan diluncurkannya paket baru ini, kami yakin target tersebut bisa tercapai,” tandas Eddy Kurnia.
Add comment 8 April 2009
Check Kesiapan Fastel Pemilu

Pemilu Legislatif yang sedianya akan di langsungkan tgl 9 April 2009 serentak di seluruh daerah di pelosok tanah air bisa di katakan adalah even yang sangat penting dan bersekala nasional karena menyangkut kelangsungan hidup bangsa 5 tahun kedepan. Karena itu Telkom sebagai mitra KPU (Komisi Pemilihan Umum) dalam hal penyedian jasa dan fasilitas telekomunikasi (Fastel) baik itu layanan voice, data dan internet, terus berupaya dan bekerja ekstra keras untuk mempersiapkannya secara maksimal agar pada hari H nya dapat berjalan lancar dan baik.
Oleh sebab itu, JM Kancatel Batu Agus Sulaksono yang akrab di panggil Shuga melakukan kunjungan ke KPUD Kota Batu yang bertempat di Jl. Raya Tlekung kecamatan Junrejo untuk melihat langsung aktivitas Stoners yang di komandoi langsung oleh Senior Tech CCAN Agus Langgeng yang sedang melakukan rutinitas harian yaitu melakukan cheking dan pembenahan fastel pemilu khususnya yang berkaitan dengan akses internet yang nantinya akan berperan penting dalam hal transfer data hasil perhitungan suara dari KPUD Batu ke KPU Pusat. Agus menjelaskan bahwa Telkom menyediakan akses internet berkecepatan tinggi berbasis VPN IP untuk menunjang kelancaran aktivitas transfer data di KPUD Batu. Untuk itu dia berserta jajarannya setiap hari selalu all out dan bekerja ekstra keras melakukan ceking dan pembenahan sana sini agar fastel tersebut bisa berjalan dengan baik nantinya.
Sebelum mengakhiri kunjungannya Shuga berpesan kepada Agus beserta jajarannya agar selalu semangat dan lebih intensif lagi dalam melakukan cheking kelancaran fastel pemilu di KPUD Batu, karena fastel ini memegang peran yang sangat penting sekali terhadap kelancaran Pemilu Legislatif khususnya yang akan di lakukan di kota Batu, selain itu untuk tetap menjaga citra baik Telkom dalam hal penyediaan jasa layanan telekomunikasi yang tangguh dan bisa di andalkan oleh KPU untuk mensukseskan Pemilu seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Stoner… Always The Best, 49 Milyard Beres Bess !!!!
Add comment 6 April 2009

